FORMULASI DAN UJI SIFAT FISIK SEDIAAN LULUR KRIM EKSTRAK DAUN BUNGUR (Lagerstroemia speciosa (L) Pers.)

Penulis

  • Medi Hidayat Mahasiswa

Abstrak

ABSTRAK

Bungur (Lagerstroemia speciosa) adalah spesies Lagerstroemia asli Asia Selatan tropis. Ini adalah tanaman bungur dengan bunga merah muda cerah hingga ungu muda. Tanaman bungur ini merupakan salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai obat, namun penggunaannya belum begitu populer karena belum teruji secara ilmiah khususnya di Indonesia. Daun bungur mengandung senyawa saponin, flavonoid dan tannin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium sediaan lulur krim ekstrak daun Bungur (Lagerstroemia speciosa (L)Pers.) yang terdiri dari komponen diantaranya seperti ekstrak daun bungur, aquadest, etanol 96 %, dengan konsentrasi 0%, 5%, 10%, 15%. Asam Setearat dan Trietanolamine yang berfungsi sebagai emulgator. Emulgator merupakan senyawa pengemulsi yang akan mendispersi fase air ke fase minyak pada krim A/M, sehingga sediaan yang dihasilkan stabil (Lachman et al., 2008). Selanjutnya yaitu Cetyl Alkohol berfungsi untuk mengentalkan sediaan, Gliserin berfungsi sebagai pelembab, Metil paraben dan Propil paraben berfungsi sebagai pengawet, dan Vaselin flavum yang berfungsi sebagai basis sediaan (Sani,2019). Evaluasi sediaan lulur krim nya meliputi uji oerganoleptis, uji pH, uji daya sebar dan uji daya proteksi. Semua pengujian memenuhi syarat untuk sediaan lulur krim. Kesimpulan dari penelitian ini yang dapat diformulasikan dalam sediaan lulur krim dengan variasi konsentrasi yang paling optimal berada pada konsentrasi 5% atau F1.

Kata kunci : Daun bungur, lulur krim, sifat fisik.

 

Abstract

Bungur (Lagerstroemia speciosa) is a species of Lagerstroemia native to tropical South Asia. It is a lagoon with bright pink to mauve flowers. This crepe myrtle plant is a plant that has potential as a medicine, but its use is not very popular because it has not been scientifically tested, especially in Indonesia. Crescent leaves contain saponins, flavonoids and tannins. This study used laboratory experimental methods for the preparation of Bungur leaf extract cream scrub (Lagerstroemia speciosa (L)Pers.) which consisted of components such as crepe leaf extract, aquadest, 96% ethanol, with concentrations of 0%, 5%, 10%, 15% . Stearic Acid and Triethanolamine which function as emulsifiers. Emulgator is an emulsifying compound that will disperse the water phase to the oil phase in the W/M cream, so that the resulting preparation is stable (Lachman et al., 2008). Furthermore, namely Cetyl Alcohol serves to thicken the preparation, Glycerin functions as a moisturizer, Methyl paraben and Propyl paraben function as preservatives, and Vaseline flavum which functions as a preparation base (Sani, 2019). Evaluation of the lulurus cream includes organoleptic test, pH test, spreadability test and protective power test. All tests met the requirements for cream scrub preparations. The conclusion from this study that it can be formulated in a cream scrub preparation with the most optimal concentration variations is at a concentration of 5% or F1.

Keywords : Crescent leaves, scrub cream, physical properties.

 

Unduhan

Diterbitkan

01/29/2024

Arsip

Bagian

Artikel